Hari Jumat 9 Maret 2012 pukul 22.00 saya sengaja mendengarkan sebuah stasiun radio (Swaragama). Hal itu karena saya penasaran dengan sosok seorang yang katanya trainer/busniess master dll bernama bapak Putu Putrayasa. Dua hari sebelumnya saya iseng buka twitter, kebetulan di akunnya bapak Mario Teguh beliau mention sebuah nama @Putuputrayasa. Karena bapak Mario Teguh yang mention pasti bukan orang sembarangan dong. Saya coba buka akunnya pak Putu ini, ternyata isi twit nya adalah promosi kavling tanah di Baturaja, Sumsel. Yang paling menarik adalah kavling tanah bisa dicicil dengan besar cicilan 350 rb/bulan selama 36 bulan (3 tahun). Saya berfikir "pas banget untuk berinvestasi dengan dana yang saya miliki sekarang". Tapi tunggu dulu, saya bukan orang yang gampang percaya sama yang namanya online-online an. Intinya tidak mau tertipu lah. Saya mencoba mencari profil beliau dan informasi sebanyak-banyaknya tentang beliau. Saya mendapat info bahwa dia salah seorang pembicara di Swaragama. Karena itu saya mendengarkan siaran beliau.
Malam itu beliau berbicara tentang "personan branded". Apa sih itu personal branded...??? Yaahh...bahasa gampangnya adalah sesuatu yang sangat melekat dari diri kita yang telah diketahui banyak orang. Personal Branded ternyata ada dua macam. positif dan negatif. bisa dikatakan personal branded yang positif jika sesuatu yang melekat pada diri seseorang itu sesuatu yang baik, sebaliknya personal branded yang negatif adalah sesuatu yang melekat pada diri seseorang itu sesuatu yang buruk/ kurang baik.Contohnya begini, jika kalian suka bertanya di dalam kelas, menjawab pertanyaan dosen dengan baik maka teman-teman kalian akan mempunyai pandangan bahwa kalian mahasiswa pandai. Tetapi jika kalian sering tidur di kelas, bisa saja teman-teman kalian mengecap anda sebagai tukang tidur atau bahkan pemalas. Jadi intinya personal branded itu bisa terbentuk karena kebiasaan yang sering kita lakukan sehari-hari.
Sepanjang saya mendengarkan siaran itu saya mencoba berfikir tentang diri saya. Bagaimana saya dikenal oleh teman-teman saya. Bisa dibilang introspeksi diri. haiyaahhh...
Pak Putu mengatakan, bangunlah personal branded anda sesuai dengan apa yang anda inginkan. Anda ingin dikenal menjadi apa ???
Pak Putu mengatakan, bangunlah personal branded anda sesuai dengan apa yang anda inginkan. Anda ingin dikenal menjadi apa ???
Saat ini saya "nyambi" menjadi Guru Les Privat. Dan selama 3 bulan saya menjadi Guru les privat, saya sangat menikmati. Bertemu dengan berbagai karakter anak sehingga cara pembelajarannya pun berbeda-beda untuk setiap anak.
Nah karena ke-enjoy-an saya ini, saya berfikir apakah saya akan menjadikan guru les privat itu sebagai personal branded saya? Entahlah... Mungkin saja saya mengalami banyak tekanan dan kurang menemukan ke-enjoy-an saya di bidang Arsitektur. (padahal udah skripsi, kok belum ketemu klop-nya ya?). Jadi intinya saya masih belum bisa menentukan personal branded yang bagaimana yang harus saya bangun untuk karier saya ke depan.
Masih banyak yang harus digali dalam diri saya untuk mengenali potensi dan siapa sebenarnya saya? Banyak sekali "omongan" orang yang menjadikan saya harus berfikir siapa saya sebenarnya. Saya akan senang jika teman-teman saya tidak berpura-pura saat bertemu saya. Katakan tidak suka kalau memang tidak suka. Hal itu akan lebih memacu saya untuk bertindak menjadi orang yang lebih baik walaupun tidak sempurna.
Terima kasih untuk orang tua saya ( Mama n Papa yang paling TOP BEUD), adik saya (J.Bondan.P), kekasih tercinta (Putra DN), dan sahabat saya (Mutia-Dhita). Thanks all... love u...,=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar